Minggu, 22 Desember 2013

Daftar Tuntutan Cinta

Sebagian mencintai itu menjadi hal yang amat dielu-elukan. Sebagian lainnya menjadikan cinta sebagai bahan pertimbangan atas segala catatan kesakitan cinta dimasa yang pernah dilampauinya.
Sehingga nilai kesucian cinta menjadi penuh dengan syarat dan pra syarat dibenak pelaku dan pengusung cinta.

Ada yang membuat syarat hanya dengan sedikit permintaan, dan ada pula yang membuat syarat itu laksana tabel belanja bulanan. Namun banyak akhirnya dari mereka terjebak keadaan yang diterimanya. Menemukan pasangan yang tidak sesuai dalam daftar kategori pasangan ideal yang diinginkan. Dan pada akhirnya pula, tabel itu pun tak berlaku sama sekali karena hati dan ketentuan Illahi lah yang menjadi keputusan.

"Andai semua diawali dengan kerelaan, maka tak perlu paksaan dari setiap pengertian".

Kamis, 07 November 2013

Bisik Diselubung Tangis

Nestapa dibalik rindu
Terkubur dibalik rusuk yang       
terbungkus
Membalik hari karam ingatan
Semenjak pergi impian dari lamunan

Sebesar inikah beban ?
Jika itu harus tertanggung
Apakah pantas syair jadi roman ?
Atau tirani lebih pantas dari cerita

Delapan kali hitungan sakit
Melebihi hitungan senyum
Senyap dibelakang kehidupan
Merayap kala terang bagai gelap

Menyerahkan akhirnya sesal
Tertinggal malu tertutup kesal
Jika hasrat mampu tertahan
Mungkin pilihan mampu gambarkan

Sayup malu kembali tembangkan
Nada sumbang memanggil nama
Yang tertulis namun tak terlihat
Kiranya maaf mampu diterima.


Jumat, 05 Juli 2013

Rindu

Rindu jadi pualam dalam kesendirian. Dan air mata jadi untaian kata dari lubuk hati yang mengenang. Lisan cuap kata bagai zikir mengulang nama yang dikasihi. Hingga berpulang dalam dekapan jadi harapan tak ingin jauh Sang Pujaan. Apa arti keindahan yang kuinginkan dariMu, jika keindahan itu tak ingin menyentuhku. Kiranya Kau tau isi hatiku, sudilah kiranya Kau mengasihiku dengan penuhnya kasihMu padaku.

Memberi

Awal aku melihat, terukir harapan dalam nikmatnya cinta dunia. Awal aku mengetahui, besar ingin memiliki. Namun awal aku melihatmu, membuatku mencari cara ingin memberi

Ibarat

Pulang tanpa kawan, bagai tangan tanpa jari. Pulang tanpa kasih, bagai tubuh tanpa tulang belakang.

Saksi

Jemariku jadi saksi ketika kusentuh lahirmu. Dan hatiku jadi saksi atas sayangku yang terukir dihatimu.

Kebahagian

Jika satu hari bersamaku, kau rasakan setahun kebahagiaan bersamaku. Maka satu hari bersamamu adalah kepedihanku setahun bersamamu. Karena aku tak tau apa yang terjadi setahun kemudian

Keinginan

Jika aku tak mampu memberi, bukan aku tak ingin menjadi tak peduli. Namun aku memikirkan apa yang terbaik yang mampu aku berikan dari apa yang kamu inginkan

Rayuan

Rayuan hanyalah pelengkap dari jalinan dalam hati yang tak ingin dipisahkan.

Wanita dan Pria

Tangisan seorang wanita adalah kekuatannya dalam kelembutan. Dan keteguhan seorang pria adalah kekuatannya dalam ketegasan. Jika cinta menyatukannya, maka kesulitan bagi mereka yang membencinya.

Senin, 28 Januari 2013

Siapakah Penemu Benua Amerika (2)

Jejak Peninggalan Muslim Amerika
Di sekujur benua Amerika kita akan bisa mendapatkan jejak-jejak umat Islam gelombang pertama dan kedua, jauh sebelum kedatangan Columbus. Lihat peta Amerika hari ini buatan Rand McNally dan cermati nama-nama tempat yang ada di Amerika. Di tengah kota Los Angeles terdapat nama kawasan Alhambra, juga nama-nama teluk El Morro dan Alamitos, serta nama-nama tempat seperti Andalusia, Attilla, Alla, Aladdin, Albany, Alcazar, Alameda, Alomar, Almansor, Almar, Alva, Amber, Azure, dan La Habra.

Di bagian tengah Amerika, dari selatan hingga Illinois terdapat nama-nama kota Albany, Andalusia, Attalla, Lebanon, dan Tullahoma. Di negara bagian Washington misalnya, terdapat kota Salem. Lalu di Karibia (ini jelas kata Arab) dan Amerika Tengah misalnya ada nama Jamaika, Pulau Cuba (berasal dari kata Quba?) dengan ibukotanya La Habana (Havana), serta pulau-pulau Grenada, Barbados, Bahama, dan Nassau.

Di Amerika Selatan terdapat nama kota-kota Cordoba (di Argentina), Alcantara (di Brazil), Bahia (di Brazil dan Argentina). Nama-nama pegunungan Appalachian (Apala-che) di pantai timur dan pegunungan Absarooka di pantai barat. Kota besar di Ohio pada muara sungai Wabash yang panjang dan meliuk-liuk bernama Toledo, satu nama universitas Islam ketika Islam masih berjaya di Andalusia, Spanyol.

Menurut Dr. Youssef Mroueh, sekarang saja terdapat tidak kurang dari 565 nama tempat di Amerika Utara, baik di negara bagian, kota, sungai, gunung, danau, dan desa yang diambil dari nama Islam ataupun nama dengan akar kata bahasa Arab. Sebanyak 484 di Amerika Serikat dan 81 di Canada. Ini merupakan bukti yang tak terbantahkan bahwa Islam telah ada di sana sebelum Columbus mendarat. Dr. A. Zahoor bahkan menegaskan bahwa nama negara bagian seperti Alabama, sebenarnya berasal dari kata Allah-bamya, dan juga nama negara Arkansas berasal dari kata Arkan-Sah, serta Tennesse dari kata Tanasuh.

Dr. Mroueh juga menuliskan beberapa nama yang dicatatnya malah merupakan nama kota suci kita seperti Mecca di Indiana, Medina di Idaho, Medina di New York, Medina dan Hazen di North Dakota, Medina di Ohio, Medina di Tennessee, Medina di Texas yang paling besar dengan penduduk 26,000, Medina di Ontario Canada, kota Mahomet di Illinois, Mona di Utah, dan Arva di Ontario Canada.

Ketika Columbus mendarat di kepulauan Bahama pada 12 Oktober 1492, pulau itu sudah dinamai Guanahani oleh penduduknya. Kata ini berasal dari bahasa Mandika yang merupakan turunan dari bahasa Arab. Dilaporkan oleh Columbus bahwa penduduk asli di sini bersahabat dan suka menolong. Guana, yang hingga hari ini masih banyak dipakai sebagai nama di kawasan Amerika Tengah, Selatan dan Utara, berasal dari kata Ikhwana yang berarti ’saudara’ dalam bahasa Arab.

Guanahani berarti tempat keluarga Hani bersaudara. Namun Columbus dengan seenaknya menamakan tempat ini sebagai San Salvador dan merampas kepemilikan pulau itu atas nama kerajaan Spanyol. Columbus dalam catatannya menuliskan bahwa pada 21 Oktober 1492 dia melihat rerunruthan masjid dan menaranya lengkap dengan tulisan ayat-ayat Al Qur’an telah ditemukan selain di Cuba, juga di Mexico, Texas, dan Nevada.

Perlayaran melintasi Lautan Atlantik dari Maroko dicatat juga oleh penjelajah laut Shaikh Zayn-eddin Ali bin Fadhel Al-Mazandarani. Kapalnya berangkat dari Tarfay di Maroko pada zaman Sultan Abu-Yacoub Sidi Youssef (1286 – 1307), penguasa keenam dalam dinasti Marinid. Kapalnya mendarat di pulau Green di Laut Karibia pada tahun 1291. Menurut Dr. Mroeh, catatan perjalanan ini banyak dijadikan referensi oleh ilmuwan Islam.

Sultan-sultan dari kerajaan Mali di Afrika barat yang beribukota di Timbuktu, ternyata juga melakukan perjalanan sendiri hingga ke benua Amerika. Sejarawan Chihab Addin Abul-Abbas Ahmad bin Fadhl Al Umari (1300 – 1384) mencatat berbagai ekpedisi ini dengan cermat. Timbuktu yang kini dilupakan orang, dahulunya merupakan pusat peradaban, perpustakaan dan keilmuan yang maju di Afrika. Ekpedisi perjalanan darat dan laut banyak dilakukan orang menuju Timbuktu atau berawal dari Timbuktu. Sultan yang tercatat melanglang buana hingga ke benua baru saat itu adalah Sultan Abu Bakari I (1285 – 1312), saudara dari Sultan Mansa Kankan Musa (1312 – 1337), yang telah melakukan dua kali ekspedisi melintas Lautan Atlantik hingga ke Amerika dan bahkan menyusuri sungai Mississippi.

Sultan Abu Bakari I melakukan eksplorasi di Amerika tengah dan utara dengan menyusuri sungai Mississippi antara tahun 1309-1312. Para eksplorer ini berbahasa Arab. Dua abad kemudian, penemuan benua Amerika diabadikan dalam peta berwarna Piri Re’isi yang dibuat tahun 1513, dan dipersembahkan kepada raja Ottoman Sultan Selim I (1517). Peta ini menunjukkan belahan bumi bagian barat, Amerika selatan dan bahkan benua Antartika, dengan penggambaran pesisiran Brasil secara akurat.

Indian dan Umat Islam
Beberapa nama-nama suku Indian dan kepala sukunya juga berasal dari akar kata bahasa Arab, seperti: Anasazi, Apache, Arawak, Cherokee (Shar-kee), Arikana, Chavin Cree, Makkah, Hohokam, Hupa, Hopi, Mahigan, Mohawk, Nazca, Zulu, dan Zuni. Kepala suku Indian Cherokee yang terkenal, Sequoyah yang nama aslinya Sikwoya, merupakan ketua suku yang sangat terkenal karena beliau menciptakan sillabel huruf-huruf (Cherokee Syllabary) bagi orang Indian pada tahun 1821. Namanya diabadikan sebagai nama pohon Redwood yang tertinggi di California, sekarang dapat disaksikan di taman hutan lindung di utara San Francisco.

Berlainan dengan gambaran stereotip tentang suku Indian yang selalu mengenakan bulu-bulu burung warna-warni di kepalanya, seperti yang banyak digambarkan para seniman Barat selama ini, Sequoyah selalu mengenakan sorban. Dia tidak sendirian, masih banyak ketua suku Indian yang mengenakan tutup kepala gaya orang Islam. Mereka adalah Chippewa, Creek, Iowa, Kansas, Miami, Potawatomi, Sauk, Fox, Seminole, Shawnee, Sioux, Winnebago, dan Yuchi. Bahkan sebagian dari mereka mengenakan penutup kepala yang khas Arab seperti ditunjukkan pada foto-foto tahun 1835 dan 1870

Orang-orang Indian Amerika juga memegang nilai ketuhanan dengan mempercayai adanya Tuhan yang menguasai seluruh alam semesta ini, dan Tuhan tersebut tidak teraba oleh panca indera. Mereka juga meyakini bahwa tugas utama manusia diciptakan oleh Tuhan adalah untuk memuja dan menyembahnya. Seperti penuturan seorang kepala suku Ohiyesa: "In the life of the Indian, there was only inevitable duty -the duty of prayer- the daily recognition of the Unseen and the Eternal". Di dalam Al Qur’an, kita diberitahukan bahwa tujuan penciptaan manusia dan jin adalah semata-mata demi untuk beribadah kepada Allah SWT.

Ahli sejarah seni Jerman, Alexander Von Wuthenau, dalam buku klasiknya "Unexpected Faces in Ancient America" (1975); serta Ivan Van Sertima dengan buku "They Came Before Columbus" (1976) dan juga mengedit buku "African Presence In Early America" di mana intelektual Perancis abad ke-19 Brasseur de Bourboug di situ mengungkapkan keberadaan orang-orang Islam di Amerika tengah, yang juga didukung essei dari P.V. Ramos dalam buku yang sama tentang keberadaan ‘Mohemmedans’ di Karibia (Carib) yang dijumpai Columbus. Beberapa literature lainnya yang bisa ditelusuri tentang hal yang sama antara lain dari ahli arkeologi dan linguis Howard Barraclough (Barry) Fell berjudul "Saga America" (1980); Colin Taylor (editor) "The Native Americans" (1991); dan orientalis Inggris De Lacy O’Leary yang menulis "Arabic Thought and It’s Place In Western History" (1992).

Salah satu buku yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia karya Gavin Menzies, seorang bekas pelaut yang menerbitkan hasil penelusurannya, menemukan adanya peta empat buah pulau di Karibia yang dibuat pada tahun 1424 dan ditandatangani oleh Zuane Pissigano, kartografer dari Venesia. Peta ini berarti dibuat 68 tahun sebelum Columbus mendarat di Amerika. Dua pulau pada peta ini kemudian diidentifikasi sebagai Puerto Rico dan Guadalupe. Menzies juga mengemukakan bahwa Laksamana Zheng He (Ceng Ho), seorang Lkasamana Cina Muslim, telah mendarat di Amerika pada tahun 1421, 71 tahun lebih awal ketimbang Columbus. Lima abad sebelumnya, Khaskhas Ibn Saeed Ibn Aswad pun telah menjejakkan kaki di Amerika. Jelas, penemu Amerika sama seklai bukan Colombus, tetapi para pionir pelayaran dunia, yakni pelaut-pelaut Islam yang ulung.

Lanjutan dari : mustHendry

Jumat, 25 Januari 2013

Mencintai Namun Tak Memiliki

   Sejalan namun tak bertemu ujung. Hingga ratapan timpang dalam alunan asmara. Setia namun tak nyata. Karena terselubung dusta hujah tak tega membayang.

   Selisih membakar tabir tabu antara dua hati. Berpijak karna terlalu lama meratapi mimpi, tanpa temu jawab dalam tanya. Diam tak jelas berawal gamang melanda.
   Ikhlas itu mudah dalam ucap, terhunyung kala laku. Karena kaku bila cinta rancu dijalani. Dan bunga bersemi laksana tak rela kembali layu.
    Seharusnya tulus menghias mahal nilai-nilai. Jika terputus biarlah terpisah, jika patah sudahlah terbelah. Biarkan retak jadi nilai, rapuh jadi kepekaan.